BIDIKNASIONAL | Medan, 14 Juli 2026 – SMAN 7 Medan melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai langkah awal memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru. Kegiatan yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, menyenangkan, serta bebas dari praktik perpeloncoan maupun perundungan (bullying).
Kepala SMAN 7 Medan, Suyono, S.Pd., M.Or, mengatakan bahwa MPLS merupakan bagian penting dalam membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sebelum memulai proses pembelajaran secara penuh pada tahun ajaran baru.
"Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan proses pengenalan lingkungan sekolah bagi murid baru agar mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan rasa aman, nyaman, dan gembira. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tanpa praktik perpeloncoan maupun bullying," ujar Suyono, Selasa (14/7).
Menurutnya, melalui MPLS para peserta didik diperkenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari budaya sekolah, tata tertib, fasilitas, tenaga pendidik, hingga berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang dapat mendukung pengembangan potensi mereka.
Suyono menegaskan, MPLS Tahun 2026 mengusung semangat sekolah ramah anak dengan menghadirkan lingkungan pendidikan yang kondusif dan menyenangkan. Hal ini diharapkan mampu membangun rasa percaya diri serta motivasi belajar para peserta didik baru sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 7 Medan.
"SMAN 7 Medan berkomitmen menjadi tempat pendidikan yang maju, bermutu, dan berprestasi. Kami berharap seluruh peserta didik baru dapat mengembangkan potensi terbaiknya serta menggapai cita-cita dan masa depan yang gemilang," katanya.
Selama pelaksanaan MPLS yang berlangsung dari 13 hingga 17 Juli 2026 di lingkungan SMAN 7 Medan, para peserta didik mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang menanamkan nilai-nilai disiplin, karakter, integritas, semangat kebersamaan, serta kecintaan terhadap lingkungan sekolah sebagai bekal dalam menjalani proses pendidikan.
(Redaksi)






